Mengenal Bahan Pintu Rumah

Pintu menjadi salah satu komponen penting yang melengkapi bangunan rumah Anda, tidak hanya menambah nilai estetika melainkan juga fungsinya. Oleh sebab itu mengenal dan memilih bahan pintu untuk rumah perlu pertimbangan yang lebih jauh.

Sama halnya dengan memilih jenis kusen rumah, pintu ini juga harus serasi dengan kusen dan model rumahnya. Pilihlah jenis bahan pintu yang sesuai dengan kondisi dan tema rumah Anda. Adapun rekomendasi bahan pintu yang bisa dijadikan referensi dapat Anda ditemukan di bawah ini.

Bahan Pintu untuk Rumah

Ada banyak jenis material yang dapat dijadikan sebagai pintu rumah, di antaranya sebagai berikut:

Kayu

Kayu adalah bahan pintu untuk rumah yang paling umum digunakan. Hal ini karena material kayu bisa Anda temukan dengan mudah. Bahan kayu sendiri sangatlah beragam, Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu jenis kayu yang sangat populer digunakan sebagai pintu rumah ialah kayu jati, jenis kayu yang memiliki ketahanan dan keawetan yang maksimal, tidak mudah mengalami penyusutan.

Jenis pintu kayu bisa Anda aplikasikan pada jenis ruang manapun baik interior maupun eksterior.

kusen-pintu-jendela-kayu

Menariknya lagi pintu dengan berbahan kayu memiliki tampilan dengan kesan natural yang estetik serta diklaim memiliki kemampuan ketahanan terhadap cuaca dan goresan serta noda.

Sisi natural yang dimiliki oleh kayu menjadi nilai tambah bagi masyarakat untuk mempertimbangkannya sebagai bahan pilihan untuk pintu rumah.

Alumunium

Selain bahan kayu, ada juga alumunium yang dapat dijadikan pertimbangan sebagai bahan pintu untuk rumah yang kuat dan tahan lama.

Hal ini karena pintu aluminium diklaim memiliki anti rayap dan tahan akan segala kondisi cuaca di Indonesia. Oleh sebab itulah, bahan pintu ini bisa menjadi pertimbangan yang baik.

Salah satu model pintu aluminium yang banyak digunakan saat ini ialah panel aluminium. Hal ini karena desainnya yang simple dan sederhana.

model-pintu-aluminium-spandrell

Pintu aluminium dikenal juga dengan bobotnya yang ringan, sehingga cocok untuk bangunan fungsi kantor, bangunan berlantai atau pintu kamar anak. Selain itu, pintu aluminium juga dapat dijadikan alternatif untuk pintu kamar mandi.

Soal harganya Anda tidak perlu khawatir, sebab pintu aluminium memiliki harga yang cukup terjangkau. bagaimana? Apakah Anda tertarik dengan bahan pintu satu ini?

UPVC

Bahan pintu untuk rumah selanjutnya bisa Anda gunakan bahan UPVC—Unplasticized Polyvinyl Chloride, material ini tidak kalah kuatnya dengan pintu berbahan PVC dan aluminium. Hal ini karena UPVC dibuat dengan proses unplasticized, sehingga menjadikannya lebih kuat dan kaku.

Biasanya UPV ditemukan pada badan pesawat terbang. Hal ini karena UPV diklaim memiliki ketahanan yang baik atas segala cuaca dan juga tahan air. Dengan kelebihannya ini, pintu UPVC dapat Anda gunakan pada bagian depan pintu rumah.

contoh-pintu-upvc

Bahkan, pintu UPVC ini pun diklaim anti rayap, kokoh dan tahan lama. Menariknya lagi pintu berbahan UPVC memiliki  penguncian ganda. Dengan adanya sistem penguncian ganda, maka pintu ini akan sulit untuk dibobol maupun di congkel. Arti lainnya, pintu UPVC bisa menjadi antisipasi bagi rumah yang berada di lokasi rawan pencurian.

Model pintu UPVC yang banyak ditemukan ialah panel UPVC, ya dari segi tampilannya model pintu ini memiliki kemiripan dengan panel aluminium.

Pintu Besi

Pintu besi merupakan bahan pintu untuk rumah yang banyak disenangi. Hal ini karena pintu besi dinilai memiliki karakter yang kokoh dan praktis untuk dipasang.

Umumnya pintu besi ini digunakan pada rumah yang mengusung konsep gaya minimalis, sebab pintu besi pada tidak memakan banyak tempat.

Bahan besi untuk digunakan pada pintu memiliki ketahanan dan keawetan yang laman. Dengan demikian, pemilik rumah bisa lebih lega dan aman.

Kelebihan lain yang didapat dari penggunaan pintu besi ialah perawatannya yang mudah dilakukan dibandingkan dengan pintu kayu.

Dengan kekokohan dan kekuatan yang dimiliki oleh pintu besi, ini dapat menyulitkan pencuri atau perampok untuk membobol pintu rumah Anda. Sebab, sifat pintu besi yang tidak mudah rusak.

Terkait modelnya, Anda pun bisa menemukan berbagai jenis model yang unik dan menarik mulai dari Pintu Lipat Besi, pintu besi sliding atau geser, Pintu Besi Expanda, pintu besi kaca dan masih banyak lagi pilihan menarik lainnya.

WPC dan Plastik ABS

Terakhir untuk mengenal bahan pintu untuk rumah yang bisa Anda jadikan sebagai salah satu pilihan yang baik ialah pintu berbahan WPC dan plastic ABS, dua material yang sama-sama dibuat dengan kandungan polimer.

Pintu WPC—Wood Plastic Composite ialah material komposit yang terdiri dari gabungan serat polimer termoplastik dan serat kayu.

Sementara pintu ABS adalah jenis pintu dengan finishing ABS—Acrylonitrile Butadiene Styrene yakni polimer organik yang membentuk plastik kuat dan kokoh.

pintu-bahan-plastik-ABS
Sumber : splusindonesia.com

Pintu plastik ABS dan WPC memiliki ketahanan dan keawetan yang tahan lama. Hal ini karena plastic ABS tahan akan benturan sekalipun pada benda yang bisa merusak begitupun dengan pintu WPC yang tahan akan benturan abrasi.

Menariknya lagi, kedua pintu ini bebas rayap sehingga dapat digunakan dengan waktu panjang.

Dari segi penampilannya pun pintu WPC dan pintu plastic ABS memiliki desain yang sama, yakni sama-sama memiliki kesan natural yang ingin menyerupai keindahan pintu kayu. Meski demikian, sayangnya kesan natural pada WPC dan ABS tidak dapat disamakan dengan jenis pintu kayu ini.

Walaupun begitu, WPC dan Plastik ABS bisa menjadi bahan pintu alternative yang tidak kalah menarik untuk Anda pertimbangkan.

Nah setidaknya itulah kita mengenal 5 jenis bahan pintu untuk rumah yang bisa Anda pertimbangkan dan pilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan rumah.

Leave a Comment